ISIS Ancam Cambuk Warganya 80 Kali, Jika Berani Pakai Jersey Real Madrid dan Barcelona | Edaaan!

ISIS Ancam Cambuk Warganya 80 Kali, Jika Berani Pakai Jersey Real Madrid dan Barcelona

Okterus.com – Baru-baru ini kelompok militan ekstremis, ISIS, mengumumkan peraturan baru kepada warga di wilayah kekuasaannya. Peraturan tersebut mengenai larangan pemakaian jersey olahraga yang disponsori oleh 2 perusahaan olahraga terbesar, yakni Nike dan Adidas.
Tak hanya itu, ISIS juga melarang warganya memakai jersey klub Real Madrid, Barcelona, dan AC Milan. Bahkan ISIS juga melarang melarang warganya memakai jersey dari Timnas Amerika Serikat, Inggris, dan juga Jerman. Hal ini dilakukannya demi untuk mengurangi pemujaan terhadap sembahan-sembahan baru yang diciptakan oleh negara-negara Barat.
ISIS Ancam Cambuk Warganya 80 Kali, Jika Berani Pakai Jersey Real Madrid dan Barcelona
Surat edaran ISIS terkait dengan larangan penggunaan jersey beberapa klub dan juga timnas via Twitter memrijttm
Kekejaman ISIS ini sebelumnya juga sudah pernah terjadi pada dunia sepakbola. Seperti yang terjadi pada bulan Mei lalu, ISIS menewaskan 12 orang suporter Real Madrid saat sedang nonton bareng El Clasico di sebuah Cafe di Irak.
Bulan ini, ISIS juga telah membuat peraturan konyol dalam dunia sepakbola. Jika pada permainan sepakbola normal pelanggaran hanya dihukum dengan kartu kuning atau juga kartu merah. Tapi tidak untuk aturan ISIS, yang jika seorang pemain sepakbola melanggar hingga membuat cedera kaki lawan, maka sang pemain yang melakukan pelanggaran juga harus mendapatkan cedera yang serupa.
Namun kini peraturan tersebut juga melebar hingga ke jersey sepakbola. ISIS menerapkan larangan baru kepada warganya, jika kedapatan memakai jersey olahraga atau jersey sepakbola yang mencantumkan logo Nike dan Adidas atau juga jersey yang bertuliskan nama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo maka hukuman berat siap menantinya.
Seperti yang dikutip oleh Okterus.com, hukuman tersebut berupa 80 kali cambukan di depan umum. Aturan ini khusus dibuat kepada para laki-laki, baik yang sudah dewasa ataupun remaja. Peraturan ini tidak berhenti sampai disitu, ISIS juga melarang penggunaan pakaian yang mengandung unsur salib, dan juga yang mengandung simbol bendera negara-negara barat seperti Amerika Serikat, Prancis, dan juga Jerman.
Aymenn Al-Tamimi, seorang Ahli dari Timur Tengah menjelaskan mengenai alasan dibalik semua ini.
‘‘Tujuan ISIS adalah menyajikan sebuah gambaran mengenai kebijakan keagamaan, dengan menerapkan pengetahuan mereka mengenai hukum Islam. Demi untuk membenarkan tindakan-tindakan ekstrem mereka, mereka juga menampilkan mengenai sebuah kekuasaan moral di wilayahnya’’.
‘‘Ini sudah menjelaskan bahwa mereka sangat mengenal ayat-ayat agama dan juga ayat-ayat suci agama demi untuk memuluskan dan meyakinkan kepada para pengikut ISIS’’. Kata Aymen Al-Tamimi.
Share on Google Plus

About Master Edan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment